IndonesianToday - Merebaknya berita bahwa apel Granny Smith dan Royal Gala dari California mengandung bakteri Listeria monocytogen ternyata tidak memengaruhi penghasilan para pedagang buah di Banyuwangi, Jawa Timur. Sejumlah pedagang buah mengatakan minat pembeli terhadap apel impor tetap tinggi.
Jaini, salah satu pedagang buah, mengatakan pembeli umumnya beralih ke jenis apel impor lain setelah Smith dan Royal Gala dilarang pemerintah. Jaini menjual tiga jenis apel impor lain yakni apel Washington seharga Rp 30 ribu per kilogram, Fuji Dongyin Rp 30 ribu per kilogram, dan Fuji Wangsan Rp 40 ribu per kilogram. "Rata-rata apel impor asal Cina," kata Jaini, Selasa, 3 Februari 2015.
Menurutnya stok 140 kilogram tiga jenis apel yang dia punyai itu habis dalam dua hari. Menjual apel impor, kata dia, lebih menguntungkan dibandingkan apel lokal seperti jenis Manalagi asal Malang. Sebab dalam sebulan apel Manalagi hanya terjual 200 kilogram. "Itu pun sering busuk dan akhirnya tidak laku," kata Jaini yang sudah 15 tahun berdagang buah ini.
Pedagang buah lainnya, Sumilah, mengatakan minat pembeli terhadap apel Washington tetap tinggi. Setiap harinya, 15 kilogram apel Washington seharga Rp 27 ribu per kilogram habis terjual. Penjualan apel impor ini mengalahkan tiga jenis apel lokal yang sehari rata-rata hanya terjual 10 kilogram. "Pembeli tetap suka apel impor," katanya.
Sri Hartatik, konsumen apel impor, mengatakan waswas dengan temuan bakteri listeria pada apel Smith. Padahal biasanya dia membeli paling sedikit lima kilogram apel Smith sebagai bahan jus di rumah. Namun sejak pemberitaan soal apel berbakteri ramai, Sri beralih ke Fuji Wangsan.
Menurut Sri, dia memilih apel impor karena kualitasnya lebih baik. Dia membandingkan dengan apel lokal yang mudah berkerut dan menghitam saat dijus. "Ini lihat, apel lokal jelek dan layu begini," kata pegawai swasta ini menunjuk deretan apel Manalagi.
Dinas Perindustrian Perdagangan dan Pertambangan Kabupaten Banyuwangi telah memeriksa seluruh pedagang buah dan swalayan, Senin kemarin, 2 Februari 2015. Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Hary Cahyo Purnomo mengatakan pihaknya tak menemukan beredarnya apel Smith dan Gala. "Dua jenis apel itu sudah ditarik," katanya.
sumber : tempo.co
Jaini, salah satu pedagang buah, mengatakan pembeli umumnya beralih ke jenis apel impor lain setelah Smith dan Royal Gala dilarang pemerintah. Jaini menjual tiga jenis apel impor lain yakni apel Washington seharga Rp 30 ribu per kilogram, Fuji Dongyin Rp 30 ribu per kilogram, dan Fuji Wangsan Rp 40 ribu per kilogram. "Rata-rata apel impor asal Cina," kata Jaini, Selasa, 3 Februari 2015.
Menurutnya stok 140 kilogram tiga jenis apel yang dia punyai itu habis dalam dua hari. Menjual apel impor, kata dia, lebih menguntungkan dibandingkan apel lokal seperti jenis Manalagi asal Malang. Sebab dalam sebulan apel Manalagi hanya terjual 200 kilogram. "Itu pun sering busuk dan akhirnya tidak laku," kata Jaini yang sudah 15 tahun berdagang buah ini.
Pedagang buah lainnya, Sumilah, mengatakan minat pembeli terhadap apel Washington tetap tinggi. Setiap harinya, 15 kilogram apel Washington seharga Rp 27 ribu per kilogram habis terjual. Penjualan apel impor ini mengalahkan tiga jenis apel lokal yang sehari rata-rata hanya terjual 10 kilogram. "Pembeli tetap suka apel impor," katanya.
Sri Hartatik, konsumen apel impor, mengatakan waswas dengan temuan bakteri listeria pada apel Smith. Padahal biasanya dia membeli paling sedikit lima kilogram apel Smith sebagai bahan jus di rumah. Namun sejak pemberitaan soal apel berbakteri ramai, Sri beralih ke Fuji Wangsan.
Menurut Sri, dia memilih apel impor karena kualitasnya lebih baik. Dia membandingkan dengan apel lokal yang mudah berkerut dan menghitam saat dijus. "Ini lihat, apel lokal jelek dan layu begini," kata pegawai swasta ini menunjuk deretan apel Manalagi.
Dinas Perindustrian Perdagangan dan Pertambangan Kabupaten Banyuwangi telah memeriksa seluruh pedagang buah dan swalayan, Senin kemarin, 2 Februari 2015. Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Hary Cahyo Purnomo mengatakan pihaknya tak menemukan beredarnya apel Smith dan Gala. "Dua jenis apel itu sudah ditarik," katanya.
sumber : tempo.co

0 comments:
Post a Comment